Sulawesi Tengah kini tak hanya dikenal dengan keindahan alam dan keragaman budayanya, namun juga kisah inspiratif masyarakatnya. Salah satu kisah menakjubkan berasal dari seorang perempuan tangguh bernama Rika Jannah, pendiri usaha ritel modern, Jannah Mart, yang mengubah tantangan menjadi peluang dan berhasil memberikan dampak luar biasa bagi komunitas di sekitarnya.
Berasal dari keluarga sederhana di sebuah desa kecil di Sulawesi Tengah, Rika Jannah tumbuh dengan penuh keterbatasan. Sejak kecil, ia terbiasa membantu kedua orang tuanya berdagang di pasar tradisional. Dari sana, Rika melihat betapa pentingnya keberanian dan ketekunan dalam berusaha. Ia tidak mudah menyerah, meskipun kerap kali menghadapi kerugian, persaingan, hingga keterbatasan modal.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Rika sempat menunda kuliah demi membantu menghidupi keluarga. Ia mencoba bekerja serabutan: menjadi pelayan warung, menjual gorengan keliling, hingga menjadi tenaga administrasi di koperasi desa. Dari pengalaman tersebut, Rika paham betul kebutuhan masyarakat akan toko sembako yang lengkap dan mudah diakses, khususnya di pelosok wilayah Sulawesi Tengah.
Bermodal tabungan hasil kerja kerasnya, pada tahun 2011 Rika memberanikan diri membuka Jannah Mart, toko kelontong sederhana di pinggiran Palu. Ia memilih nama "Jannah" sebagai doa dan harapan bahwa usahanya kelak membawa kebaikan dan rezeki yang berkah. Di awal-awal, Jannah Mart hanya menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, gula, kopi, mi instan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Rika sadar betul pentingnya pelayanan, sehingga beliau selalu melayani pelanggan secara ramah dan jujur. Jika stok habis, ia langsung mencatat kebutuhan pelanggan, lalu memesannya secara khusus agar tidak mengecewakan pelanggan setianya. Kejujuran dan keuletannya pelan-pelan dikenal di sekitar, hingga pembeli semakin ramai dan loyal.
Tidak semua berjalan mulus, persaingan dan tantangan ekonomi sering menghantui. Namun, beberapa prinsip diterapkan Rika dalam mengembangkan usahanya:
Berkat prinsip inilah, usaha Rika tak sekadar bertahan, bahkan terus berkembang. Setiap tahun, omzet bertambah dan stok barang bertambah lengkap.
Rika tidak segan berbagi ilmu bisnis dan pengalamannya kepada sesama warga. Ia rutin mengadakan pelatihan singkat bagi ibu-ibu sekitar untuk belajar manajemen warung, membuat produk olahan, hingga pengelolaan keuangan keluarga. Selain itu, Jannah Mart membuka peluang kerja bagi remaja lokal lulusan SMA yang ingin belajar berdagang dan manajemen toko.
Ia juga menjadi penampung utama produk-produk UMKM lokal. Beberapa produk unggulan seperti kue bagea, abon ikan, dan rempeyek, kini bisa ditemukan dengan mudah di Jannah Mart dan menjadi oleh-oleh khas daerah.
Salah satu ujian terberat adalah saat pandemi Covid-19 melanda. Penjualan anjlok drastis, banyak pelanggan kehilangan pekerjaan. Namun, Rika tidak berputus asa. Ia segera mengalihkan sebagian penjualannya ke sistem online sederhana melalui grup WhatsApp, serta memperluas layanan pesan antar ke pelanggan. Tidak heran, Jannah Mart tetap eksis dan bahkan semakin dikenal karena pelayanan yang inovatif dan sigap.
Tak jarang, Rika juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang terdampak kesehatan maupun ekonomi, seperti membagikan sembako gratis ataupun paket berbuka bagi yatim piatu.
Usaha keras Rika Jannah tidak luput dari perhatian pemerintah setempat, media, hingga lembaga sosial. Ia pernah memperoleh penghargaan sebagai Perintis Usaha Mikro Inspiratif pada tahun 2022 dari Pemprov Sulawesi Tengah. Selain itu, ia kerap diundang sebagai narasumber pada seminar perempuan dan kewirausahaan.
Rika Jannah membuktikan bahwa kesuksesan tidak semata-mata diukur dari banyaknya uang, melainkan dari manfaat yang diberikan untuk lingkungan sekitar. Sosoknya menginspirasi banyak pemuda, khususnya perempuan, agar tidak mudah menyerah dalam meraih mimpi dan terus berproses dengan penuh ketulusan.
Saat ini, Jannah Mart sudah memiliki tiga cabang di wilayah Sulawesi Tengah. Rika bermimpi suatu hari nanti Jannah Mart mampu menjadi jaringan toko serba ada modern yang tetap mengusung nuansa lokal dan memberdayakan produk asli daerah. Ia bertekad untuk terus memperluas jangkauan serta memberikan dampak positif, terutama memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.
Dunia usaha, terlebih di daerah, memang penuh tantangan. Namun seperti kata Rika, Setiap tantangan akan menjadi peluang, selama kita mau belajar dan tidak menyerah.
Kisah Rika Jannah bersama Jannah Mart mencerminkan betapa kegigihan, kerja keras, dan kepedulian sosial adalah kunci untuk mencapai sukses yang bermakna. Dengan semangat pantang menyerah, Rika telah membuktikan bahwa perempuan Indonesia mampu menjadi agen perubahan yang nyata, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas. Siapapun bisa menjadikan kisah ini sebagai inspirasi untuk memulai langkah kecil namun penuh arti di ranah wirausaha.